Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar iman dalam hati. Salah satunya lewat agenda mabit (malam bina iman). Berbagai agenda disusun dalam sebuah kegiatan mabit. Misalnya, tausiyah, tilawah Al-Qur’an, sholat berjamaah sampai qiyamul lail. Kegiatan mabit biasanya dilaksanakan di Masjid. Tapi kami mencoba suasana lain, yakni suasana alam.

Pada sabtu (11/11/2017), kami mengadakan agenda mabit di sebuah guest house yang letaknya tak terlalu jauh dari pemukiman warga Bontang Kuala. Tepatnya 300 meter dari pemukiman warga. Kami niatkan bermalam disana untuk mengejar suasana alami tidur di sebuah rumah yang letaknya diatas perairan laut Bontang.

Meski letaknya terpisah dari pemukiman warga, namun guest house tersebut memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari kamar tidur lengkap dengan kasur dan lemarinya, dapur, kamar mandi sampai musholla. Ketika berada didalam rumah seperti berada pada rumah di daratan, namun begitu keluar dari dalam rumah barulah terasa bahwa sesungguhnya kami sedang berada diatas perairan laut Bontang.

Untuk menuju lokasi, bisa menggunakan perahu yang sudah disiapkan oleh pihak karang taruna sebagai pemilik guest house. Perjalanan ke lokasi guest house bisa ditempuh dengan menggunakan perahu kurang dari sepuluh menit. Rumah tersebut dilengkapi dengan genset yang dinyalakan mulai pukul 18.00 sampai pukul 07.00 wita.

Kami berangkat ke lokasi menjelang waktu maghrib. Sesampainya disana kami mulai menyiapkan segala keperluan untuk acara mabit malam itu. Seusai sholat Maghrib berjamaah, agenda dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an bersama dilanjutkan dengan makan malam bersama. Setelah sholat Isya, agenda dilanjutkan dengan tausiyah. Setelah itu kami menyalakan bara api untuk membakar jagung dan singkong. Menikmati jagung bakar dan teh hangat ditengah laut rasanya luar biasa nikmat. Ada banyak pelajaran yang kami dapat dari agenda tersebut, salah satunya adalah tafakur alam untuk meningkatkan rasa syukur atas apa yang telah Allah berikan.

Tepat pukul 03.00 udara dingin menusuk kulit, kami terbangun dan bersiap mengerjakan sholat malam berjamaah. Untuk semakin merasakan suasana alam, kami sengaja mengambil lokasi di halaman rumah. Selepas sholat Subuh, kami melakukan senam bersama, suasana semakin ramai karena aneka gerakan senam baru tercipta disini.

Setelah berolahraga, waktunya sarapan. Mie kuah hangat pun menyambut perut yang sudah mulai lapar, rasanya nikmat sekali meski hanya mie kuah yang tersaji. Kebersamaan membuat rasa mie tersebut semakin lezat. Setelah sarapan kami bersiap untuk kembali pulang. Tak lama kemudian perahu yang menjemput kami pun datang. Sungguh malam yang mengesankan, terasing disebuah tempat bersama untuk tafakur alam dan mendekatkan diri pada sang maha kuasa.

Bagi teman-teman yang ingin merasakan sensasi menginap di guest house tersebut bisa langsung menghubungi pak Suharto (0811-8815-378).

Sampai jumpa di agenda kami berikutnya. Salam hidup sehat lahir dan bathin. (pp)

Advertisements