Berlibur Ke Biduk-biduk (Jilid 2)

Sore itu pukul 16.00 Wita, kami memasuki gerbang kecamatan Biduk-biduk. Sebelum memulai semua rentetan agenda yang sudah kami susun sebelumnya, kami menyempatkan berfoto bersama, itung-itung sebagai kenang-kenangan, hehehe… perjalanan panjang yang menguras tenaga seketika berubah menjadi suasana suka cita. Mobil kami pacu lamat-lamat, sekedar ingin menikmati indahnya pemadangan kampung pesisir dan udara segar yang menyapa.

Satu persatu tempat wisata kami lalui. Mulai dari sungai Serai, pantai Batu Dua hingga penyeberangan Labuan Cermin. Jujur kami tak sabar menyinggahi tempat-tempat eksotis tersebut, hanya saja kami harus mencari home stay terlebih dahulu, untuk sejenak menyegarkan badan setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.

Akhirnya kami menemukan lokasi penginapan yang cukup strategis, posisinya persis di tepi pantai. Tanpa ragu kami pun memutuskan menginap di tempat tersebut. Ngomong-ngomong meski kondisi kampung sudah terlihat cukup maju tetapi listrik belum bisa dinikmati 24 jam non-stop. Aliran listrik hanya dapat dinikmati mulai pukul 18.00 Wita sampai dengan pukul 06.00 Wita, sisanya aliran listrik dihentikan. Begitu juga air bersihnya, meski sudah diambil dari sumur bor tetapi rasa payau nya masih terasa. Bagi warga setempat hal tersebut bukan menjadi sebuah keluhan, mereka sudah terbiasa dengan kondisi tersebut, hanya saja bagi orang yang baru berkunjung ke kecamatan Biduk-biduk pasti akan merasakan ada sesuatu yang tak biasa, tetapi biasanya hal tersebut hanya dirasakan beberapa saat saja, setelahnya semua akan terasa baik-baik saja.

Sehati Biduk-biduk 08 Sehati Biduk-biduk 09

Malam harinya kami menyusun agenda untuk mengunjungi beberapa tempat esok hari. Sesekali kami berdiskusi dengan ibu pemilik home stay dan kami mendapatkan banyak informasi dari pemilik home stay tersebut. Kami mendapatkan kapal dengan kapasitas 20 orang dengan harga sewa Rp. 700.000,-. Diantara tujuan wisata primadona khas Biduk-biduk kami memutuskan untuk mengunjungi beberapa tempat untuk hari pertama dan kedua.

Hari pertama kami berencana mengunjungi beberapa tempat antara lain ; Teluk Sulaiman, Teluk Sumbang, Air Terjun Bidadari, Pantai Batu Berdiri, Pulau Sigending, Pulau Kaniungan Besar & Kecil. Sedang untuk hari kedua kami berencana mengunjungi Tulung Ni’ Lenggo (Telaga Biru), Danau Labuan Cermin, Sungai Serai dan Pantai Batu Dua.

Sehati Biduk-biduk 10 Sehati Biduk-biduk 11

Di kecamatan Biduk-biduk ada banyak Musholla dengan lokasi yang tak terpaut jauh jaraknya. Beberapa hewan liar dan peliharaan masih berkeliaran bebas seperti Anjing, Kambing dan Sapi, jadi harus ekstra hati-hati ketika memacu kendaraan kita di jalan raya agar tidak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh kumpulan hewan-hewan tersebut.

Adzan Magrhib berkumandang, segera kami penuhi penggilan mulia tersebut. Setelah itu kami mencari warung untuk mengisi perut yang sudah mulai keroncongan. Sekedar informasi, meski jumlah rumah makan tidak terlalu banyak, namun untuk menu seafood seperti ikan bakar harganya sangat terjangkau, jadi puas-puasin makan ikan bakar disana, hehehe…

Setelah menyantap menu makan malam, kami kembali ke penginapan untuk beristirahat, agar keesokan harinya badan kami bugar kembali dan siap untuk mengarungi berbagai tempat-tempat eksotis yang menjadi primadona wisatawan yang datang. Dan besok kami siap untuk tafakur alam dan menikmati aneka suguhan lukisan sempurna sang maha Cinta. (Bersambung)

 

Advertisements