Pagi-pagi buta kami sudah dikejukan oleh penginapan yang mendadak gelap gulita, iya listrik di penginapan padam. Weh weh weh… sontak kami berhamburan keluar kamar karena tidak tahan dengan udara yang pengap dan panas. Tak lama kemudian kami berkemas dan meninggalkan penginapan untuk mencari sarapan pagi sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan wisata selanjutnya.

Salah satu teman kami rupanya masih terkena sisa mabok laut kemarin sampai-sampai badanya lemas dan perutnya masih mual. Sepertinya ia tak akan kuat menempuh perjalanan darat ke Bontang sampai 12 jam lantas kami pun berfikir untuk membiarkan ia istirahat di Berau dan pulang ke esokan harinya dengan pesawat.

Sebelumnya kami ingin langsung ke bandara untuk memastikan penerbangan untuk kawan kami namun sebelum kesana kami mampir di salah satu warung makan untuk sarapan pagi. Kondisi pagi itu yang dingin membuat kami mencari menu makanan yang hangat dan berkuah. Alhamdulillah setelah seluruh makanan ludes kami pun kembali ke mobil dan bersiap melanjutkan perjalanan ke bandara, sesaat setelah mobil kami berjalan tiba-tiba si ibu pemilik warung berlari dan berteriak kearah mobil kami, astaghfirullah… ternyata bendahara lupa bayar, duh gustiiii…. Mentang-mentang kenyang terus lupa apa-apa, hahaha….

Pulau Derawan 15 Pulau Derawan 17

Perjalanan kami berlanjut ke bandara dan sesampainya disana rupanya tidak ada penerbangan hari itu dan besoknya, akhirnya kami pun membawa teman kami ke RSUD Berau. Sampai di RSUD lantas ia dirawat di IGD dan diberikan obat pereda nyeri dan mual. Dengan kondisi tidak ada penerbangan karena kabut asap maka terpaksa kami membawa teman kami pulang meski kondisinya tak benar-benar bugar.

Pukul 12.30 kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bontang, kami sengaja menunda perjalanan ke Labuan Cermin karena kondisi yang tidak memungkinkan, semoga dilain waktu kami punya kesempatan untuk berkunjung ke Labuan Cermin dan wisata di Biduk-biduk lainya, aamiin…

Alhamdulillah perjalanan pulang jauh lebih cepat karena kondisi jalan yang mulus, kondisi kawan kami yang sakit pun lumayan membaik. Di sepanjang perjalanan kami tak henti-hentinya berdoa semoga kami semua diberikan kemudahan untuk sampai rumah dan diberikan kesehatan.

Kondisi jalan semakin gelap rasa hati sudah tak sabar untuk sampai ke rumah, pukul 22.00 mobil kami sudah mulai masuk wilayah kota Bontang, saat itu kondisi kota masih sangat ramai karena pada saat bersamaan sedang digelar acara Bontang City Carnival. Sampai dirumah kami langsung merebahkan badan untuk beristirahat, meski lelah menempuh perjalanan darat hampir 12 jam tapi cerita bahagia dari perjalanan kami ke Pulau Derawan dan pulau-pulau di sekitarnya seolah menutup rasa lelah itu.

Sampai jumpa lagi di kisah perjalanan kami selanjutnya, semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, aamiin… salam hidup sehat lahir dan bathin. (pp)

Advertisements