Alhamdulillah… Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kami kesempatan waktu dan kesehatan sehingga kami masih dapat menikmati indahnya jagat raya ini khususnya tanah air tercinta, Indonesia Raya.

Setelah berkali-kali gagal mengagendakan kunjungan ini akhirnya hari ini kami benar-benar berangkat ke salah satu tempat eksotis di bumi Borneo, yup! Tempat itu bernama Wisata Alam Prevab Mentoko, sebuah kawasan tempat tinggal Orang Utan liar yang berada di kawasan hutan Taman Nasional Kutai tepatnya di Dusun Kabojaya Desa Swarga Bara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.

Memulai perjalanan dari Kota Bontang, kami harus menempuh jarak yang lumayan jauh. Perjalanan kami memakan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di Dusun Kabojaya. Dengan modal nekad sampai juga kami di lokasi tersebut meski harus berkali-kali meminta bantuan ke aplikasi penunjuk arah berbasis GPS, tak jarang kami juga terpaksa menggunakan aplikasi andalan kami yaitu aplikasi TAKON, iya… takon sana takon sini, hehehe….

Saran kami buat sahabat yang mau berkunjung ke kawasan wisata alam Prevab Mentoko baiknya janjian dulu sama salah satu guide kawasan tersebut untuk memudahkan pemesanan perahu menuju lokasi dan bantuan guide selama di lokasi wisata tersebut.

Tambahan informasi setelah sampai Dusun Kabojaya kita masih harus menempuh jalur sungai kira-kira sekitar 30 menit untuk benar-benar sampai di lokasi wisata. Hati-hati yak arena sungai yang kita lewati bukan sungai biasa, iya bener itu sungai Sangatta yang dikenal dengan monster nya yaitu buaya, hehehe… tapi ga perlu takut yang berlebihan yang penting sebelum berangkat kita berdoa terlebih dahulu, insya Allah aman lah, toh banyak juga wisatawan yang kesana aman-aman aja.

Prevab Mentoko 01 Prevab Mentoko 02

Sesampainya disana kami mulai menyusuri kawasan hutan yang masih sangat terawat didampingi salah satu guide supaya tidak nyasar, hehehe…. Beruntungnya kami belum lama berjalan kami sudah bisa melihat Orang Utan liar yang sedang memakan buah-buahan diatas salah satu dahan pohon Sengkuang. Padahal tidak semua wisatawan bisa melihat sosok primadona Prevab Mentoko itu karena keberadaan mereka tidak bisa dipastikan, ya istilahnya untung-untungan lah, kalau lagi mujur bisa ketemu kalau lagi apes ya ga ketemu, mungkin disitu tantanganya.

Kami sengaja menempuh jalur pendek mengingat kami tidak ingin pulang terlalu sore, oh iya buat sahabat yang ingin menginap disana ada fasilitas guest house nya, untuk tarif per kamarnya dibanderol Rp. 150.000,-/Malam. Tapi jangan lupa booking dulu yak arena memang lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi wisatawan tidak hanya wisatawan local tapi banyak juga wisatawan mancanegara utamanya dari kawasan Eropa.

Prevab Mentoko 03 Prevab Mentoko 04

Setelah hampir 2 jam berkeliling hutan dan melihat banyak tanaman dan pohon khas kawasan tersebut bahkan sempat melihat Orang Utan akhirnya kami sampai di pos awal kami memulai perjalanan di kawasan tersebut, kami istirahat sebentar untuk Sholat Dzuhur lalu kami bersiap-siap untuk pulang.

Oh iya sabahat sekedar informasi saja, bila mau berkunjung kesana baiknya informasi sama petugas dari Taman Nasional Kutai supaya nanti disiapkan perahu dan guide nya, sahabat bisa menghubungi Ibu Nisaa’ di +6281346222469 atau Bapak Supiani di +6281346348803. Untuk sewa perahu biasanya kita diminta membayar Rp. 300.000,- dengan kapasitas sampai 10 penumpang dan untuk jasa guide kita harus membayar Rp. 150.000,-.

Sahabat begitu banyaknya wisata alam yang berada di negeri kita tercinta tak terkecuali di bumi Kalimantan Timur, ada baiknya kita dan anak-anak kita mengunjunginya supaya kita mengenal dan bisa turut serta merawat kelestarianya, jangan mau kalah sama wisatawan mancanegara yang sangat peduli akan kekayaan alam Indonesia. Mari kita kenali dan kita jaga bersama kelestarian alam negeri kita tercinta ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas anugerah Allah SWT. Salam hidup sehat lahir dan bathin. (pp)

Advertisements